<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>QUMICON Perusahaan Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas (APILL)</title>
	<atom:link href="http://www.qumicon.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.qumicon.com</link>
	<description>QUMICON Perusahaan Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas (APILL)</description>
	<lastBuildDate>Thu, 19 May 2011 16:37:55 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.2.1</generator>
		<item>
		<title>BRT Sebagai Simbol Transportasi Modern</title>
		<link>http://www.qumicon.com/2011/04/brt-sebagai-simbol-transportasi-modern/</link>
		<comments>http://www.qumicon.com/2011/04/brt-sebagai-simbol-transportasi-modern/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 22 Apr 2011 03:15:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator></dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita Terbaru]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.qumicon.com/?p=291</guid>
		<description><![CDATA[Rencana Program Bus Rapid Transit (BRT) yang akan diluncurkan oleh Pemerintah Kota Surabaya diharapkan akan mampu menjawab permasalahan kemacetan yang terjadi di Kota Surabaya yang semakin lama menunjukkan adanya peningkatkan. Salah satu tujuan program BRT...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Rencana Program Bus Rapid Transit (BRT) yang akan diluncurkan oleh Pemerintah Kota Surabaya diharapkan akan mampu menjawab permasalahan kemacetan yang terjadi di Kota Surabaya yang semakin lama menunjukkan adanya peningkatkan. Salah satu tujuan program BRT adalah untuk mengatasi dan mengurangi kemacetan yang terjadi di Kota Surabaya yang dari tahun ke tahun semakin meningkat.</p>
<p><span id="more-291"></span></p>
<p><a href="http://www.qumicon.com/wp-content/uploads/2011/04/bus-rapid.jpg"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-292" title="bus-rapid" src="http://www.qumicon.com/wp-content/uploads/2011/04/bus-rapid-150x150.jpg" alt="" width="150" height="150" /></a>Peningkatan?jumlah??kendaraan bermotor baik sepeda motor dan kendaraan pribadi tidak dibarengi dengan peningkatan jumlah dan panjang jalan, ha ini menyebabkan tingkat kemacetan semakin tinggi. Sementara itu kondisi angkutan umum di Kota Surabaya yang diharapkan bisa menjadi alternatife angkutan massal bagi masyarakat belum mampu memenuhi ekspektasi dan harapan masyarakat khusus dalam hal pelayanan yang masih belum memenuhi keinginan masyarakat Surabaya.</p>
<p>BRT sebagai simbol transportasi modern yang menggambarkan kemajuan pembangunan transportasi? hal ini disampaikan dalam acara KLRTC Training Course XXI, Sustainable Transportation in the Asia Pacific. Acara yang digelar tanggal 11-13 April 2011 di Malaysia tersebut, disampaikan pula keberhasilan beberapa kota di Indonesia Jakarta dan Palembang dalam penerapan angkutan massal berbasis bus.</p>
<p>Acara yang juga dihadiri oleh Kepala Seksi Rekayasa Lalu Lintas, Tunjung , I AMd.MM dan Kepala Seksi Pemeliharaan Sarana&amp;Prasarana Transportasi, Pranowo, SH, MM selaku perwakilan Pemerintah Kota Surabaya tersebut juga disampaikan berbagai fasilitas pendukung angkutan massal, seperti park and ride serta integrasi antar moda angkutan massal bus dan kereta.</p>
<p>Kota Palembang merupakan kota terbesar ke 5 di Indonesia yang telah menerapkan sistem angkutan massal berbasis bus yang lazim disebut Trans Musi. Serta kota yang telah menerapkan sistem GPS Tracking serta penggunaan smart card untuk angkutan massal. Dengan GPS Tracking ini para pengguna angkutan massal bisa melacak keberadaan bus. Selain itu BRT di Kota Palembang juga telah menggunakan bahan bakar gas pada seluruh armadanya. Hal ini adalah bagian dari bentuk green transportation di Kota Palembang.</p>
<p>Untuk lebih mendukung penerapan angkutan massal di kawasan Asia, dijelaskan pula berbagai kegiatan yang mendukung kelancaran angkutan massal tersebut. Seperti di Malaysia yang telah menjalanka sistem TMC (Transport Management Center) yang bertugas monitoring situasi lalu lintas, mengumpulkan dan menganalisa data serta pelayanan umum transportasi.<strong>[fr]</strong></p>
<p><strong><a href="http://www.dishubsurabaya.org/?de=news&amp;id=304">http://www.dishubsurabaya.org/?de=news&amp;id=304</a><br />
</strong><br />
<h4>Incoming search terms:</h4>
<ul>
<li>transportasi modern</li>
<li>alat transportasi modern</li>
<li>brt surabaya</li>
<li>Moda transportasi modern</li>
<li>kondisi angkutan umum di Surabaya</li>
<li>alat transportasi modren</li>
<li>transportasi modern di indonesia</li>
<li>transportasi kota surabaya</li>
<li>Keberhasilan BRT</li>
<li>llaj surabaya</li>
</ul>
<p><!-- SEO SearchTerms Tagging 2 Plugin --></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.qumicon.com/2011/04/brt-sebagai-simbol-transportasi-modern/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pertumbuhan Kendaraan Bermotor Sumbang Pencemaran Udara Terbesar</title>
		<link>http://www.qumicon.com/2011/04/pertumbuhan-kendaraan-bermotor-sumbang-pencemaran-udara-terbesar/</link>
		<comments>http://www.qumicon.com/2011/04/pertumbuhan-kendaraan-bermotor-sumbang-pencemaran-udara-terbesar/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 21 Apr 2011 17:57:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator></dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita Terbaru]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.qumicon.com/?p=285</guid>
		<description><![CDATA[Kepala Kantor Lingkungan Hidup (KLH) Kabupaten Sleman, Ephipana Kristiyani mengungkapkan, ada tiga jenis kegiatan yang berakibat pada penurunan kualitas udara di kabupaten ini, yakni industri, transportasi dan kegiatan rumah tangga. Jika hal tersebut tidak ditangani...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.qumicon.com/wp-content/uploads/2011/04/pertumbuhan_kendaraan.jpg"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-286" title="pertumbuhan_kendaraan" src="http://www.qumicon.com/wp-content/uploads/2011/04/pertumbuhan_kendaraan-150x150.jpg" alt="" width="150" height="150" /></a>Kepala Kantor Lingkungan Hidup (KLH) Kabupaten Sleman, Ephipana Kristiyani mengungkapkan, ada tiga jenis kegiatan yang berakibat pada penurunan kualitas udara di kabupaten ini, yakni industri, transportasi dan kegiatan rumah tangga. Jika hal tersebut tidak ditangani secara serius, maka akan berdampak buruk bagi kelestarian lingkungan.</p>
<p><span id="more-285"></span></p>
<p>&#8220;Namun, untuk wilayah perkotaan, sektor transportasi yang paling berpengaruh. Tiap tahun, laju pertumbuhan kendaraan bermotor selalu meningkat,&#8221; ungkapnya disela uji petik emisi gas buang kendaraan bermotor di halaman parkir lapangan Denggung, SlemanRabu (20/4).</p>
<p>Ephipana melanjutkan, kendaraan bermotor yang tidak melakukan perawatan secara rutin, semakin menambah polusi udara yang tinggi. Oleh karena itu, pihaknya menganjurkan pemilik kendaraan bermotor agar peduli terhadap kendaraannya.</p>
<p>&#8220;Makanya, dalam rangka Hari Jadi Kabupaten Sleman ke-95 ini, kami targetkan 650 kendaraan roda empat untuk di uji petik emisi gas buangnya,&#8221; imbuhnya.</p>
<p>Dari uji petik emisi gas buang ini, imbuhnya, diketahui tingkat penataan terhadap nilai ambang batas emisi gas buang, sehingga bisa dijadikan rujukan ulang untuk mengambil kebijakan. &#8220;Selain untuk mengetahui tingkat ambang batas setiap kendaraan, khususnya roda empat, uji emisi ini juga sebagai bahan menganalisis dan mengevaluasi hasil uji sebagai masukan untuk penyusunan kebijakan,&#8221; imbuhnya.</p>
<p>Kendati demikian, hal yang paling penting ialah tumbuhnya kesadaran para sopir maupun pemilik kendaraan dalam merawat kendaraan. Dengan perawatan rutin, mampu memperpanjang usia kendaraan dan menghemat bahan bakar. &#8220;Pada akhirnya, dapat mengendalikan pencemaran udara karena penggunaan bahan bakar tidak boros,&#8221; ungkap Ephipana.</p>
<p>Sementara salah satu sopir kendaraan yang diuji petik gas buang, Sugiyarto, mendukung dengan kegiatan ini. Pasalnya, hasil uji emisi bisa menjadi tolak ukur bagi pemilik kendaraan. &#8220;Kan tadi dikasih rekapan hasil dan rekomendasinya. Bagus, saya senang karena diperingatkan untuk merawat rutin dan diberi petunjuk mengenai perawatannya,&#8221; terangnya.</p>
<p>Untuk mendukung pengurangan polusi akibat kendaraan, KLH Sleman juga akan melombakan uji petik emisi gas buang. Khususnya, bagi mobil-mobil dinas di lingkungan Kabupaten Sleman.</p>
<p><a href="http://dishub-diy.net/berita/perhubungan/735-pertumbuhan-kendaraan-bermotor-sumbang-pencemaran-udara-terbesar">http://dishub-diy.net/berita/perhubungan/735-pertumbuhan-kendaraan-bermotor-sumbang-pencemaran-udara-terbesar</a><a href="http://www.qumicon.com/wp-content/uploads/2011/04/pertumbuhan_kendaraan.jpg"><br />
</a><br />
<h4>Incoming search terms:</h4>
<ul>
<li>pencemaran udara</li>
<li>berita pencemaran udara</li>
<li>pencemaran udara oleh kendaraan bermotor</li>
<li>polusi udara akibat kendaraan bermotor</li>
<li>pencemaran udara akibat kendaraan bermotor</li>
<li>polusi udara kendaraan bermotor</li>
<li>pertumbuhan kendaraan bermotor di indonesia</li>
<li>pertumbuhan kendaraan bermotor</li>
<li>pertumbuhan kendaraan bermotor 2011</li>
<li>polusi udara</li>
</ul>
<p><!-- SEO SearchTerms Tagging 2 Plugin --></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.qumicon.com/2011/04/pertumbuhan-kendaraan-bermotor-sumbang-pencemaran-udara-terbesar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>PERLU KESAMAAN SIKAP PPNS LLAJ PUSAT DAN DAERAH DALAM PENEGAKKAN ATURAN</title>
		<link>http://www.qumicon.com/2011/04/perlu-kesamaan-sikap-ppns-llaj-pusat-dan-daerah-dalam-penegakkan-aturan/</link>
		<comments>http://www.qumicon.com/2011/04/perlu-kesamaan-sikap-ppns-llaj-pusat-dan-daerah-dalam-penegakkan-aturan/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 21 Apr 2011 04:47:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator></dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita Terbaru]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.qumicon.com/?p=272</guid>
		<description><![CDATA[(Jakarta, 18/4/2011) Dalam menindak sebuah pelanggaran di jalan seperti pelanggaran kelebihan muatan misalnya, masih terdapat perbedaaan dalam melakukan tindakan antara Penyidik PNS Lalu Lintas Angkutan Jalan (PPNS LLAJ) di daerah yang satu dengan daerah yang...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.qumicon.com/wp-content/uploads/2011/04/sudirman-lambali-ppns.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-273" title="sudirman lambali ppns" src="http://www.qumicon.com/wp-content/uploads/2011/04/sudirman-lambali-ppns.jpg" alt="" width="200" height="132" /></a>(Jakarta, 18/4/2011) Dalam menindak sebuah pelanggaran di jalan seperti pelanggaran kelebihan muatan misalnya, masih terdapat perbedaaan dalam melakukan tindakan antara Penyidik PNS Lalu Lintas Angkutan Jalan (PPNS LLAJ) di daerah yang satu dengan daerah yang lain. Perbedaaan tersebut menimbulkan keluhan dari masyarakat, oleh karena itu diperlukan persamaan sikap, pandangan dan langkah yang harus ditempuh PPNS LLAJ baik di tingkat Pusat, Propinsi, maupun Kabupaten / Kota untuk mengatasi hal tersebut.</p>
<p><span id="more-272"></span></p>
<p>?Yang banyak kita hadapi saat ini, ada keluhan dari pengemudi angkutan barang yang sering berurusan dengan PPNS LLAJ mengenai perbedaan tindakan PPNS di berbagai daerah. Ada yang bertindak sesuai aturan namun terkesan mempersulit, ada pula yang meskipun bertentangan dengan aturan tapi dianggap benar oleh masyarakat. Sehingga kesan yang muncul adalah apa yang dilakukan oleh PPNS yang menurut peraturan mungkin sudah benar, namun justru dianggap keliru oleh masyarakat, ? Demikian diungkapkan Direktur LLAJ Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Ditjen Hubdat Kemenhub), Sudirman Lambali dalam acara Rapat Kerja Teknis (Rakernis) PPNS bidang LLAJ Tingkat Nasional 2011 di Lombok Barat Rabu lalu,(13/4/2011).</p>
<p>Sudirman Lambali mengatakan, masyarakat akan menganggap perbedaan tindakan atas sebuah pelanggaran dapat memberi celah pada praktek pungutan liar.</p>
<p>Dirinya menjelaskan beberapa petugas yang bertugas di jembatan timbang kadangkala angkat tangan dalam menghadapi sikap dan perilaku pengemudi yang jelas melakukan pelanggaran muatan lebih. ?Pada saat mau ditindak, mereka melakukan perlawanan. Ini semua adalah bagian dari tugas yang harus kita hadapi,? ungkapnya.</p>
<p>Untuk mengatasi hal tersebut lanjutnya, perlunya segera dilakukan penyamaan sikap, pandangan dan langkah yang harus ditempuh dalam menindak suatu pelanggaran di jalan.</p>
<p>?Dengan Rakernis ini diharapkan muncul sikap, pandangan dan langkah yang sama sehingga dapat menyatukan PPNS seluruh Indonesia baik di tingkat pusat, provinsi, maupun kabupaten / kota.? tegasnya didepan peserta Rakernis yang hadir.</p>
<p>Dalam Rakernis yang diselenggarakan dari 13 sampai 15 April ini, Direktur LLAJ Sudirman Lambali memaparkan tentang berbagai kebijakan pemerintah di bidang LLAJ, meliputi penyelenggaraan terminal, pengujian kendaraan bermotor, lalulintas, angkutan, dalops dan sistem informasi.</p>
<p>Perhatian utama dalam Rakornis ini ditekankan pada korwasbin (koordinasi, pengawasan dan pembinaan) PPNS bidang LLAJ. Dalam hal ini, Koodinasi Pengawasan (Korwas) bagi PPNS bidang LLAJ menjadi tupoksi dari Bareskrim dan Korlantas, sedangkan untuk pembinaannya menjadi tupoksi dari Bareskrim dan Kementerian Hukum dan Ham.</p>
<p>Pada Rakernis ini, turut hadir Narasumber dari Korwas PPNS Bareskrim POLRI Brigjen. Bungdjono yang memaparkan tentang ketentuan koordinasi dan pengawasan PPNS sesuai dengan Peraturan Kapolri No. 20 Tahun 2010 tentang Koordinasi, Pengawasan dan Pembinaan PPNS ; Pembicara dari Korps Lalulintas POLRI, Kasubbag Dakgar (Penindakan Pelanggaran) AKBP. Nelida Rumpea yang menyampaikan mengenai rencana pemberian insentif POLRI dan PPNS yang berasal dari PNBP (Penerimaan Negara Bukan Pajak) denda pelanggaran lalulintas sesuai PP No. 50 Tahun 2010 tentang PNBP di lingkungan POLRI ; sedangkan narasumber dari Kemenkumham, Direktur Pidana, Ditjen AHU (Administrasi Hukum Umum), Prijatni Sawali, memaparkan tentang pelaksanaan KUHAP terkait peningkatan persyaratan pengangkatan PPNS dan mekanisme pendidikan PPNS.</p>
<p>Selain sesi presentasi dari narasumber, dalam acara tersebut juga diadakan pemilihan pengurus pusat Forum Komunikasi PPNS Bidang LLAJ. Terpilih sebagai Ketua Forum Komunikasi PPNS Bidang LLAJ saat ini, Ir. Sudirman Lambali S.Sos, M.Si, menggantikan Ketua Forum Sebelumnya, Drs. Suripno yang telah memasuki masa purnabhakti.</p>
<p>Tercatat 50 Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten dan Kota serta perwakilan Dinas-dinas Perhubungan dari 33 provinsi di seluruh Indonesia hadir pada Rakernis PPNS bidang LLAJ 2011 ini.<strong>(CAS)</strong></p>
<p><strong><a href="http://www.dephub.go.id/read/berita/direktorat-jenderal-perhubungan-darat/4758">http://www.dephub.go.id/read/berita/direktorat-jenderal-perhubungan-darat/4758</a><a href="http://www.qumicon.com/wp-content/uploads/2011/04/sudirman-lambali-ppns.jpg"><br />
</a><br />
</strong><br />
<h4>Incoming search terms:</h4>
<ul>
<li>LLAJ</li>
<li>ppns</li>
<li>PPNS llaj</li>
<li>llaj 2011</li>
<li>lambang ppns</li>
<li>peraturan PPNS</li>
<li>logo llaj</li>
<li>direktur llaj</li>
<li>peraturan llajr</li>
<li>peraturan tentang ppns</li>
</ul>
<p><!-- SEO SearchTerms Tagging 2 Plugin --></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.qumicon.com/2011/04/perlu-kesamaan-sikap-ppns-llaj-pusat-dan-daerah-dalam-penegakkan-aturan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

